Analisis Kinerja Rantai Pasok Produk Tisu Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference Pada PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.498Keywords:
Suppy Chain Management, Supply Chain Operations Reference (SCOR), Key Performance Indicator (KPI), Snorm De Boer, Kinerja Rantai PasokAbstract
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memerlukan pengelolaan rantai pasok yang efektif untuk mendukung pengadaan bahan baku, proses produksi, dan distribusi produk. Berdasarkan data Juni–November 2025, ketepatan pengiriman pemasok mencapai 58,33%, ketepatan jadwal produksi 73,33%, dan ketepatan pengiriman kepada pelanggan 79,41%. Penelitian ini bertujuan mengukur dan mengevaluasi kinerja rantai pasok menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) pada proses Plan, Source, Make, Deliver, dan Return melalui 15 Key Performance Indicator (KPI). Normalisasi dilakukan menggunakan metode Snorm De Boer. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar KPI berada pada kategori Excellent. Namun, ketepatan pengiriman pemasok (82,10%), lead time pengadaan bahan baku (84,23%), ketepatan jadwal produksi (89,15%), dan jumlah mesin bermasalah (75,00%) masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, proses Source dan Make menjadi prioritas peningkatan kinerja rantai pasok perusahaan.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA TEKNIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik Mesin, Industri & Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


