Analisis Ergonomi Sistem Kerja Menggunakan Metode Reba Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Mengurangi Risiko Cedera Kerja Pada PT SINAR SEMESTA

Authors

  • Gesang Adil Wicaksono Universitas Teknologi Yogyakarta Author
  • Widya Setiafindari Universitas Teknologi Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.497

Keywords:

Ergonomi, Rapid Upper Limb Assessment, Rapid Entire Body Assessment, Postur Kerja, Musculoskeletal Disorders

Abstract

Aktivitas pengecoran logam manual, seperti pengangkatan material, penuangan logam cair, dan pengaturan cetakan, memerlukan tenaga fisik yang tinggi sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan kerja dan gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Hasil observasi dan wawancara awal terhadap 12 pekerja menunjukkan keluhan nyeri pada punggung bawah, bahu, leher, pergelangan tangan, dan lutut akibat postur kerja yang tidak ergonomis dan gerakan berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko ergonomi pada aktivitas pengecoran manual di PT. Sinar Semesta serta memberikan rekomendasi perbaikan sistem kerja. Penilaian dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) melalui observasi langsung, dokumentasi foto dan video, serta wawancara singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas memiliki tingkat risiko ergonomi sedang hingga tinggi, terutama pada leher, punggung, bahu, dan lengan akibat posisi membungkuk, gerakan berulang, dan pengangkatan beban secara manual. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan berupa penyesuaian postur kerja, perbaikan tata letak area kerja, dan penerapan prinsip ergonomi untuk mengurangi risiko MSDs. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan produktivitas kerja di PT. Sinar Semesta.

Published

2026-07-20