Analisis Potensi Bahaya Pada Proses Pengecoran Logam Di PT Sinar Semesta Menggunakan Metode Hazard Operability Study
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.496Keywords:
HAZOP, Keselamatan Kerja, Pengecoran Logam, Pengendalian Risiko, K3Abstract
Seiring meningkatnya aktivitas produksi di industri pengecoran logam, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting untuk mencegah kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT Sinar Semesta dengan tujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menganalisis tingkat risiko keselamatan kerja pada proses pola, molding, bongkar, fettling, dan machining menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, serta penelaahan dokumen operasional perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa potensi bahaya utama berasal dari aktivitas penggunaan mesin berputar, penggerindaan, serpihan logam terlempar, debu pasir cetak, serta penanganan material secara manual. Tingkat risiko yang teridentifikasi masih memerlukan pengendalian secara konsisten, meskipun tidak ditemukan risiko yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Pengendalian risiko yang diterapkan sebagian besar berupa pengendalian administratif dan penggunaan alat pelindung diri, sehingga diperlukan peningkatan pengendalian teknis untuk meningkatkan keselamatan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penerapan K3 pada proses pengecoran logam di PT Sinar Semesta.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA TEKNIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik Mesin, Industri & Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


