Analisis Postur Kerja Metode Workplace Ergonomic Risk Assessment Pada Operator Produksi Mesin Laundry PT IMELDA
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.494Keywords:
Ergonomi, Musculoskeletal Disorders, WERA, Nordic Body Map, Postur KerjaAbstract
PT Industri Mesin Laundry Indonesia (IMELDA) merupakan perusahaan manufaktur yang masih mengandalkan proses produksi manual sehingga berpotensi menimbulkan postur kerja tidak ergonomis dan meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Hasil identifikasi awal menggunakan kuesioner Nordic Body Map terhadap 6 operator menunjukkan keluhan dominan pada punggung, pinggang, pergelangan tangan kanan, dan pergelangan tangan kiri dengan frekuensi keluhan lebih dari 10 kali. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko ergonomi pada operator produksi mesin laundry serta memberikan usulan perbaikan postur kerja. Metode yang digunakan adalah Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) yang didukung oleh kuesioner Nordic Body Map (NBM), pengukuran Cardiovascular Load (CVL), dan analisis postur menggunakan aplikasi APECS. Hasil penelitian menunjukkan skor WERA pada aktivitas pengelasan sebesar 26, pembubutan 26, dan kelistrikan 20 yang termasuk kategori risiko sedang, sedangkan aktivitas perakitan dan finishing memperoleh skor masing-masing 28 yang termasuk kategori risiko tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perakitan dan finishing memerlukan tindakan perbaikan segera. Usulan perbaikan meliputi penggunaan meja dan kursi kerja yang dapat disesuaikan, adjustable jig/fixture, anti-fatigue mat, kinesiology tape, penyesuaian tinggi area kerja berdasarkan antropometri pekerja, serta penerapan waktu istirahat dan peregangan secara berkala guna mengurangi kelelahan dan risiko MSDs.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA TEKNIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik Mesin, Industri & Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


