Implementasi Metode Job Safety Analisis Untuk Meminimalisir Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengecoran Logam Di PT Sinar Semesta
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.492Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Job Safety Analysis (JSA), Kecelakaan Kerja, Pengecoran LogamAbstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri manufaktur, terutama pada industri pengecoran logam yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. PT Sinar Semesta sebagai perusahaan pengecoran logam menjalankan berbagai proses produksi, seperti pembuatan pola, molding, pembongkaran hasil cor, fettling, dan machining, yang masing-masing memiliki potensi bahaya. Berdasarkan data perusahaan, terjadi tujuh kasus kecelakaan kerja selama periode 2020–2025, sehingga diperlukan upaya sistematis untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko kecelakaan kerja, serta memberikan rekomendasi pengendalian menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode JSA dilakukan dengan menguraikan setiap aktivitas kerja, mengidentifikasi potensi bahaya, dan menilai risiko berdasarkan likelihood dan severity. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber bahaya utama berasal dari faktor manusia, mesin, material, dan lingkungan kerja, dengan tingkat risiko mulai dari rendah hingga tinggi, terutama pada aktivitas yang melibatkan mesin dan material hasil cor. Rekomendasi pengendalian meliputi disiplin penggunaan APD, perbaikan prosedur kerja, peningkatan pengawasan, dan pelatihan K3 berkala. Penerapan metode JSA efektif dalam mengidentifikasi serta mengendalikan risiko untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan meningkatkan budaya keselamatan di PT Sinar Semesta.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA TEKNIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik Mesin, Industri & Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


