Analisis Siklus Hidup (Life Cycle Assessment) Produksi Biobriket dari Bonggol Jagung dengan Perekat Tapioka menuju Energi Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.457Keywords:
Life Cycle Assessment, biobriket, bonggol jagung, energi berkelanjutanAbstract
Transisi menuju energi berkelanjutan memerlukan inovasi bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan, salah satunya adalah biobriket dari limbah biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari produksi biobriket berbahan baku bonggol jagung dengan perekat tapioka menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Analisis dilakukan dari tahap pengumpulan bahan baku (pengangkutan bonggol jagung), pengolahan (pengeringan, karbonisasi, pencampuran perekat, pencetakan, dan pengemasan), hingga distribusi. Data dampak lingkungan diolah menggunakan perangkat lunak OpenLCA dengan metode CML-IA baseline. Hasil menunjukkan bahwa tahap karbonisasi dan penggunaan perekat tapioka memberikan kontribusi terbesar terhadap emisi gas rumah kaca, terutama CO₂ dan CH₄, serta dampak eutrofikasi dan acidifikasi. Namun, dibandingkan dengan biobriket dari bahan baku lain atau bahan bakar fosil, biobriket bonggol jagung memiliki potensi penurunan jejak karbon hingga 45% jika proses karbonisasi menggunakan teknologi retort yang efisien. Kesimpulannya, produksi biobriket dari bonggol jagung dengan perekat tapioka layak secara lingkungan sebagai alternatif energi berkelanjutan, dengan rekomendasi perbaikan pada sistem karbonisasi tertutup dan optimalisasi proporsi perekat untuk meminimalkan dampak ekologis.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA TEKNIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik Mesin, Industri & Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


