Penerapan AI Generatif untuk Optimasi Rantai Pasok Halal: Studi Kasus pada Industri Logistik Farmasi di Indonesia

Authors

  • Gilang Ramadan Universitas Islam Bandung Author
  • Hani Fitriani Azzahra Universitas Islam Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muaratek.v2i3.453

Keywords:

AI generatif, rantai pasok halal, logistik farmasi, optimasi, Indonesia

Abstract

Industri logistik farmasi di Indonesia menghadapi tantangan unik dalam memastikan kepatuhan halal sepanjang rantai pasok, terutama mengingat kewajiban sertifikasi halal yang mulai berlaku sejak Oktober 2024 dan kompleksitas sumber bahan baku farmasi yang berpotensi berasal dari hewan non-halal . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan AI generatif (GenAI) sebagai solusi inovatif dalam mengoptimalkan rantai pasok halal pada industri logistik farmasi di Indonesia, dengan fokus pada peningkatan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan halal. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif pada tiga entitas utama: platform Halal Logistics Platform (HLP) berbasis AI dari TransTRACK, sistem prediksi eksipien halal menggunakan machine learning dari Universitas Muslim Indonesia, serta ekosistem GPOS untuk manajemen rantai pasok farmasi . Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis dokumen teknis, dan wawancara mendalam dengan praktisi industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif dapat diimplementasikan dalam tiga fungsi kunci: (1) prediksi dan klasifikasi status kehalalan bahan baku farmasi (eksipien) dengan akurasi mencapai 90% berdasarkan fitur kimia dan sumber asal ; (2) deteksi anomali dan manajemen risiko melalui analisis real-time terhadap potensi kontaminasi silang selama proses distribusi ; serta (3) optimalisasi rute logistik dan peramalan permintaan yang terintegrasi dengan sistem sertifikasi halal digital . Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan AI generatif tidak hanya mampu mempercepat proses sertifikasi halal dari yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hitungan hari, tetapi juga meningkatkan transparansi dan ketertelusuran (traceability) rantai pasok farmasi halal. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi kesiapan data industri, literasi digital sumber daya manusia, serta harmonisasi standar halal antar-lembaga . Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja optimasi rantai pasok halal berbasis AI generatif yang adaptif terhadap regulasi dan kebutuhan industri farmasi di Indonesia.

Published

2026-07-16