Model Bahasa Besar (LLM) sebagai Aktor Sosial: Transformasi Interaksi Manusia-Mesin dalam Komunitas Digital

Authors

  • Oscar Permana Universitas Respati Yogyakarta Author
  • Puspita Dewi Lestari Universitas Respati Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muramu.v2i3.451

Keywords:

Model Bahasa Besar, aktor sosial, interaksi manusia-mesin, komunitas digital, transformasi sosial

Abstract

Perkembangan pesat Model Bahasa Besar (LLM) telah mengubah paradigma interaksi manusia-mesin, tidak hanya sebagai alat teknis tetapi mulai berperan sebagai aktor sosial dalam komunitas digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi interaksi manusia-mesin melalui pendekatan sosioteknis, dengan fokus pada bagaimana LLM membentuk norma, partisipasi, dan relasi sosial dalam ruang digital. Menggunakan metode kajian literatur sistematis dan analisis studi kasus pada berbagai platform komunitas digital seperti forum daring, asisten virtual, dan media sosial berbasis agen percakapan, penelitian ini menemukan bahwa LLM mampu meniru pola komunikasi interpersonal, memberikan respons yang adaptif secara kontekstual, serta membangun kepercayaan dan rasa memiliki di antara pengguna. Konsekuensinya, terjadi pergeseran dari interaksi fungsional menuju interaksi relasional yang bersifat kolaboratif dan empatik. Namun, tantangan muncul dalam bentuk bias algoritmik, manipulasi emosi, serta ambiguitas tanggung jawab moral dan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengakuan terhadap LLM sebagai aktor sosial menuntut rekonseptualisasi teori interaksi manusia-mesin dan perlunya kerangka etika baru untuk menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan keberlanjutan sosial dalam komunitas digital.

Published

2026-07-09