Ekonomi Hijau dan Transformasi UMKM: Kontribusi Sertifikasi Keberlanjutan terhadap Daya Saing Produk Lokal
DOI:
https://doi.org/10.64365/muramu.v2i2.327Keywords:
Ekonomi hijau, UMKM, sertifikasi keberlanjutan, daya saing produk lokal, ekolabelAbstract
Transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menuju prinsip ekonomi hijau menjadi krusial di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan dan tuntutan pasar global. Penelitian ini menganalisis kontribusi sertifikasi keberlanjutan terhadap peningkatan daya saing produk lokal UMKM dalam kerangka ekonomi hijau. Menggunakan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan survei terhadap 150 UMKM bersertifikasi dan non-sertifikasi serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, studi ini mengukur perubahan pada akses pasar, loyalitas konsumen, dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang mengadopsi sertifikasi keberlanjutan (seperti ekolabel, Fair Trade, atau organik) mengalami peningkatan daya saing yang signifikan, tercermin dari perluasan akses pasar ekspor sebesar 35% pasca-sertifikasi, peningkatan harga jual produk sebesar 20-25%, serta penguatan reputasi merek di mata konsumen hijau. Meskipun demikian, tantangan utama meliputi biaya sertifikasi yang tinggi dan keterbatasan kapasitas teknis UMKM. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan insentif fiskal, pendampingan teknis kolaboratif, dan penyederhanaan prosedur sertifikasi sebagai strategi akselerasi transformasi UMKM hijau guna memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik dan internasional.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA ILMU : Jurnal Ilmiah Multi Disiplin Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
