Kerangka Keamanan untuk Gardu Digital dan Infrastruktur Energi Terdistribusi

Authors

  • Hendra Wijaya Kusuma Universitas Gunadarma Author
  • Indah Permata Sari Universitas Gunadarma Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/murakom.v2i3.473

Keywords:

infrastruktur energi terdistribusi, keamanan siber, zero trust, deteksi anomali, IEC 61850

Abstract

Transformasi digital pada sistem tenaga listrik, terutama melalui implementasi gardu digital dan integrasi infrastruktur energi terdistribusi (Distributed Energy Resources/DER), telah meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional. Namun, konvergensi antara teknologi operasional (OT) dan teknologi informasi (IT) juga memperluas permukaan serangan siber, menjadikan gardu digital dan DER sebagai target potensial bagi ancaman siber yang dapat mengganggu stabilitas jaringan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengusulkan kerangka keamanan komprehensif yang adaptif terhadap karakteristik unik gardu digital (berbasis IEC 61850) dan sifat dinamis dari energi terdistribusi seperti panel surya, penyimpanan baterai, dan mikrogrid. Kerangka yang dikembangkan mengintegrasikan prinsip zero trust architecture, deteksi anomali berbasis machine learning, serta protokol enkripsi ringan untuk mengatasi keterbatasan sumber daya komputasi pada perangkat tepi (edge devices). Metodologi yang digunakan mencakup pemodelan ancaman berbasis standar NIST IR 8228 dan simulasi serangan siber (seperti man-in-the-middle dan denial-of-service) pada lingkungan uji hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka yang diusulkan mampu mendeteksi 97,2% serangan siber dengan latensi deteksi rata-rata di bawah 200 milidetik, serta memitigasi risiko kegagalan berantai pada sistem terdistribusi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah tersedianya panduan teknis bagi operator sistem distribusi dan pemangku kepentingan energi dalam memperkuat ketahanan siber gardu digital tanpa mengorbankan kinerja real-time.

Published

2026-07-13