Otomatisasi Alur Kerja Multi-Agen pada Sistem Manufaktur Cerdas dan Rantai Pasok
DOI:
https://doi.org/10.64365/murakom.v2i3.472Keywords:
sistem multi-agen, , manufaktur cerdas, rantai pasok, koordinasi terdistribusiAbstract
Era Industri 4.0 mendorong transformasi signifikan pada sistem manufaktur dan rantai pasok menuju konsep cerdas (smart manufacturing & smart supply chain). Namun, kompleksitas yang meningkat akibat volatilitas permintaan, gangguan logistik, dan kebutuhan adaptasi real-time seringkali tidak dapat diatasi oleh sistem terpusat konvensional. Penelitian ini mengusulkan otomatisasi alur kerja multi-agen sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan ketahanan sistem. Menggunakan pendekatan sistem multi-agen (MAS) yang terdistribusi, setiap entitas (mesin, gudang, kendaraan, pemasok) dimodelkan sebagai agen otonom yang mampu berkomunikasi, bernegosiasi, dan mengambil keputusan secara kolaboratif. Metode yang diterapkan mencakup perancangan protokol koordinasi berbasis algoritma pengiriman tugas (task allocation) dan mekanisme lelang kontinu untuk dinamika rantai pasok. Simulasi dilakukan pada lingkungan manufaktur cerdas dengan skenario gangguan (misalnya, kerusakan mesin atau keterlambatan material). Hasil menunjukkan bahwa otomatisasi alur kerja multi-agen mampu mengurangi waktu tunggu produksi hingga 27%, meningkatkan utilisasi sumber daya, serta merespon secara adaptif terhadap gangguan tanpa memerlukan intervensi pusat. Implementasi pada rantai pasok juga menunjukan peningkatan ketahanan terhadap efek “bullwhip” dibandingkan sistem terpusat. Dengan demikian, otomatisasi alur kerja multi-agen terbukti menjadi arsitektur kunci bagi sistem manufaktur cerdas dan rantai pasok yang responsif, adaptif, dan efisien.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA KOMPUTER : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer & Elektronika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


