Efek Kelembapan Udara Terhadap Tegangan Flashover Isolator Porselen Terkontaminasi NaCl
DOI:
https://doi.org/10.64365/murakom.v2i3.331Keywords:
ESDD, Flashover, Isolator, Kelembapan, NaClAbstract
Isolator merupakan komponen listrik yang mempunyai sifat dielektrik, berfungsi sebagai pemisah antara konduktor dengan menara saluran udara. Kinerja pada isolator sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan salah satunya kelembapan udara. Karena kelembapan dapat meningkatkan konduktivitas lapisan kontaminan pada permukaan isolator dan memperbesar risiko terjadinya flashover. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kelembapan udara terhadap tegangan flashover isolator porselen yang terkontaminasi garam NaCl. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi kelembapan relatif 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, dan 95%, sedangkan tingkat kontaminasi NaCl dijaga tetap. Pengujian tegangan flashover dilakukan menggunakan Slow Rate of Rise Test, dan setiap tingkat kelembapan diuji sebanyak sembilan kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kelembapan udara menurunkan tegangan flashover dari 93,66 kV menjadi 57,57 kV dan nilai Equivalent Salt Deposit (ESDD) terukur mengalami kenaikan dari 0,2567 mg/cm² menjadi 0,5857 mg/cm². Kenaikan nilai ESDD ini menunjukkan bahwa kelembapan yang lebih tinggi meningkatkan derajat ionisasi dan efektivtas pelarutan polutan garam di permukaan isolator, yang pada akhirnya meningkatkan konduktivitas permukaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kelembapan udara berperan penting dalam menurunkan performa isolasi permukaan, sehingga perlu dipertimbangkan dalam evaluasi keandalan isolator pada lingkungan lembap.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA KOMPUTER : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer & Elektronika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


