Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Harga Mobil Bekas Menggunakan Metode SAW (Studi Kasus: Perusahaan XYZ)

Authors

  • Shella Marcelia Universitas Multi Data Palembang Author
  • Dorie P. Kesuma Universitas Multi Data Palembang Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/murakom.v2i1.220

Keywords:

Laravel, Mobil Bekas, Penentuan Harga, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan

Abstract

Penentuan harga merupakan salah satu aspek penting dalam proses jual beli kendaraan karena sangat memengaruhi keuntungan perusahaan serta kepuasan pelanggan. Pada Perusahaan XYZ , proses penentuan harga beli dan harga jual mobil bekas masih dilakukan secara manual dan sangat bergantung pada kepala operasional, sehingga sering menimbulkan keterlambatan pengambilan keputusan, terlewatnya penilaian kriteria, serta risiko kerugian akibat kesalahan minor. Kondisi ini dapat menyebabkan potensi kerugian bagi perusahaan dan menghambat kelancaran proses bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Harga Mobil Bekas berbasis web dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Sistem dikembangkan berdasarkan data kriteria dan bobot penilaian yang diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pihak Perusahaan XYZ , serta didukung oleh studi literatur yang relevan. Metode SAW digunakan untuk melakukan normalisasi nilai dan perhitungan bobot setiap kriteria sehingga menghasilkan nilai preferensi sebagai dasar rekomendasi harga. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metodologi Unified Process yang meliputi fase Inception, Elaboration, Construction, dan Transition. Sistem diimplementasikan berbasis web menggunakan framework Laravel dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan yang dibangun mampu membantu kepala operasional dan montir dalam menentukan harga beli dan harga jual mobil bekas secara lebih objektif, cepat, dan konsisten, sehingga dapat meningkatkan efisiensi proses penilaian serta mengurangi risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Published

2026-02-16