Studi Aktivitas Ekstrak Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia) Sebagai Stimulasi Pertumbuhan Rambut Model Kelinci Jantan New Zealand (Oryctolagus Cuniculus)
DOI:
https://doi.org/10.64365/murakes.v2i4.529Keywords:
Ekstrak, Flavonoid, Jeruk Nipis, Kelinci, Pertumbuhan RambutAbstract
Gangguan pertumbuhan rambut seperti alopesia berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri seseorang, sehingga dibutuhkan alternatif pengobatan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) dalam menstimulasi pertumbuhan rambut kelinci jantan New Zealand. Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan ekstrak etanol 96% daun jeruk nipis dengan rendemen 17,04%. Ekstrak diformulasikan dalam tiga konsentrasi (5%, 10%, dan 20% b/v) yang diujikan pada 3 ekor kelinci selama 18 hari, serta dibandingkan dengan kontrol positif Minoxidil 2% dan kontrol negatif Na-CMC 0,5%. Parameter yang diukur meliputi panjang rambut berkala dan bobot rambut pada hari ke-19. Hasil skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis mengonfirmasi keberadaan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin (nilai Rf 0,4). Seluruh kelompok perlakuan menunjukkan pertumbuhan rambut, dengan konsentrasi 20% memberikan hasil tertinggi di antara kelompok ekstrak. Namun, analisis One Way ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik pada panjang (p=0,686) dan bobot rambut (p=0,899) dibandingkan kontrol. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun jeruk nipis berpotensi menstimulasi
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
