Pemberian Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Terhadap Pengukuran Kadar Asam Urat Pada Tikus Diabetes

Authors

  • Anita Dwi Septiarini Universitas Duta Bangsa Author
  • Bagas Ardiyantoro Universitas Duta Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/murakes.v2i3.516

Keywords:

Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.), Diabetes Mellitus, Asam Urat, Streptozotocin, Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Abstract

Kondisi hiperglikemik dan resistensi insulin pada penderita DM menyebabkan  peningkatan  aktivitas sitokin proinflamasi, dimana sitokin  proinflamasi  akan meningkatkan  apoptosis  sel  dan  nekrosis  jaringan  serta  meningkatkan  aktivitas  enzim xanthine oxsidase yang  berakibat  pada  peningkatan  asam  urat. Penelitian ini menggunakan eksperimental post only control group dengan menggunakan 25 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fermentasi kombucha bunga telang. Tikus dibuat diabetes dengan induksi Streptozotocin 50 mg/kgBB. Dibagi 5 kelompok perlakuan yaitu  kelompok (K-) CMC Na 0,5%, kelompok (K+) Glibenklamid 5 mg/kgBB, Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dosis 5 ml /kgBB,  dosis 10 ml /kgBB dan dosis 15 ml/kg BB secara oral selama 21 hari. Kadar Asam Urat diukur dengan metode POCT yang kemudian dianalisis dengan SPSS. Hasil fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)  memiliki senyawa metabolit sekunder  flavonoid dan saponin. Pemberian Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dosis 5 mg/kgBB, 10 mg/kgBB dan 15 mg/kgBB setelah induksi STZ positif diabetes serta mengalami perubahan asam urat. Pengukuran kadar asam urat dosis 5 mg/kgBB mengalami penurunan kadar pada hari ke-14. Kelompok tikus diabetes yang mengalami penurunan kadar asam urat paling signifikan yakni kelompok pemberian dosis 5 mg/kgBB.

Published

2026-07-30