Penetapan Parameter Standarisasi Ekstrak Daun Pedada (Sonneratia Caseolaris L.)  Dan Ekstrak Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga L.)

Authors

  • Meissi Kusuma Wardhani Universitas Bani Saleh Author
  • Muhammad Hanafi Universitas Pancasila Author
  • Agung Eru Wibowo Universitas Pancasila Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/murakes.v2i3.512

Keywords:

Daun pedada, Rimpang kencur, Standarisasi ekstrak, Parameter spesifik

Abstract

Kebutuhan akan standardisasi ekstrak  bahan alam sebagai bahan baku produk sangat penting untuk pengendalian mutu, keamanan dan khasiat produk akhir yang dihasilkan. Daun pedada (Sonneratia caseolaris L.) dan rimpang kencur (Kaempferia galangal L.) merupakan dua tanaman yang mengandung komponen senyawa bioaktif antara lain yaitu alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, terpenoid dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi terhadap ekstrak daun pedada dan rimpang kencur dengan menggunakan parameter spesifik dan parameter nonspesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pedada memiliki rendemen 35,68%  dan rendemen ekstrak rimpang kencur 22,67%. Hasil pengujian parameter spesifik pengujian senyawa larut dalam air  ekstrak daun pedada sebesar 37,16%, dan senyawa larut dalam etanol 31,54%, sedangkan hasil pengujian untuk ekstrak rimpang kencur berturut-turut adalah 61,10 dan 7,49%. Hasil pengujian parameter nonspesifik didapatkan susut pengeringan ekstrak daun pedada dan rimpang kencur berturut-turut sebesar 19,89% dan 6,64 %. Hasil pengujian kadar air ekstrak daun pedada dan rimpang kencur berturut-turut sebesar 20,45% dan 6,64%. Hasil pengujian kadar abu total ekstrak daun pedada dan rimpang kencur berturut-turut sebesar 13,16% dan 7,48%. Hasil pengujian kadar abu tidak larut asam ekstrak daun pedada dan rimpang kencur berturut-turut adalah1,24% dan 2,56%. Hasil pengujian parameter spesifik pada ekstrak daun pedada dan rimpang kencur memenuhi standar.

Published

2026-07-31