Pengaruh Intensistas Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas X
DOI:
https://doi.org/10.64365/murakes.v2i2.319Keywords:
Quarter Life Crisis, Intensitas, Media Sosial InstagramAbstract
Quarter Life Crisis merupakan fase krisis yang rentan dialami oleh individu diusia 18-29 tahun, biasanya ditandai dengan perasaan takut akan masa depan, merasa panik dan tidak berdaya karena dihadapkan dengan ketidakstabilan serta perubahan-perubahan dalam hidup. Instagram merupakan platform media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mem-posting foto atau video mengenai kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas X. Subjek dalam penelitian ini ialah 120 mahasiswa tingkat akhir Universitas X yang tersebar di beberapa program studi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berbentuk skala likert. Alat ukur yang digunakan adalah skala intensitas penggunaan media sosial Instagram yang dibuat oleh peneliti mengacu pada skala intensitas penggunaan media sosial oleh Del Bario (2004). Sedangkan skala quarter life crisis merupakan hasil adopsi dari skala milik Agustin (2012). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh intensitas penggunaan media sosial Instagram terhadap quarter life crisis sebesar 10,8%. Penilaian diri negatif termasuk dalam dua aspek quarter life crisis yang paling sering dipilih oleh mahasiswa akhir Universitas X pengguna media sosial Instagram.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
