Peningkatan Hasil Belajar IPAS Materi Siklus Hidup melalui Media KOMET Berbasis Escape Room dengan Prinsip DUP pada Murid Kelas III
DOI:
https://doi.org/10.64365/muradik.v2i4.660Keywords:
Desain Universal Pembelajaran, escape room, hasil belajar, media KOMETAbstract
Rendahnya hasil belajar murid kelas III pada materi siklus hidup makhluk hidup (metamorfosis) dalam mata pelajaran IPAS mendorong perlunya media pembelajaran yang lebih konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar murid kelas III pada materi tersebut melalui media KOMET (Kotak Misteri Metamorfosis) berbasis escape room dengan prinsip Desain Universal Pembelajaran (DUP). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 murid kelas III SD Al Islah pada semester I tahun ajaran 2026/2027. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar serta lembar observasi aktivitas guru dan murid, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Ketuntasan belajar meningkat secara konsisten dari 14,81% pada pra-siklus menjadi 51,85% pada Siklus I dan 88,89% pada Siklus II, disertai kenaikan nilai rata-rata kelas dari 58,2 menjadi 82,4. Aktivitas guru dan murid juga meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Temuan ini membuktikan bahwa media KOMET berbasis escape room dengan prinsip DUP efektif membantu murid memahami konsep metamorfosis yang abstrak melalui pengalaman belajar yang konkret, kolaboratif, dan menyenangkan, sekaligus mengakomodasi keberagaman gaya belajar.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


