Psikologi Positif dalam Pendidikan: Peran Growth Mindset, Grit, dan Kesejahteraan Psikologis dalam Keberhasilan Akademik
DOI:
https://doi.org/10.64365/muradik.v2i3.448Keywords:
Growth Mindset, Grit, Kesejahteraan Psikologis, Keberhasilan Akademik, Psikologi PositifAbstract
Artikel ini membahas peran psikologi positif dalam pendidikan, dengan fokus pada growth mindset, grit, dan kesejahteraan psikologis sebagai faktor yang mendukung keberhasilan akademik siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan akademik tidak hanya ditentukan oleh kapasitas intelektual, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis yang membentuk sikap, motivasi, dan ketahanan siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep growth mindset dan grit, menjelaskan pengaruhnya terhadap performa akademik, serta menguraikan peran kesejahteraan psikologis dalam mendukung keberhasilan belajar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis teori serta temuan yang relevan dari artikel jurnal, buku, dan penelitian terdahulu secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa growth mindset mendorong siswa memandang usaha dan kegagalan sebagai bagian dari proses belajar, grit memperkuat ketekunan dan konsistensi minat siswa dalam mencapai tujuan akademik jangka panjang, dan kesejahteraan psikologis meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan mengelola stres, serta kualitas relasi sosial siswa. Ketiga konsep tersebut saling berkaitan dan memperkuat satu sama lain dalam mendukung prestasi siswa. Implikasi dari kajian ini adalah pentingnya bagi pendidik dan sekolah untuk merancang lingkungan belajar yang menumbuhkan growth mindset, membangun grit, dan menjaga kesejahteraan psikologis siswa demi mengoptimalkan hasil belajar.
References
Blackwell, L. S., Trzesniewski, K. H., & Dweck, C. S. (2007). Implicit theories of intelligence predict achievement across an adolescent transition: A longitudinal study and an intervention. Child Development, 78(1), 246–263. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2007.00995.x
Datu, J. A. D., King, R. B., & Valdez, J. P. M. (2018). Psychological capital bolsters motivation, engagement, and achievement among Filipino high school students. School Psychology International, 39(4), 349–366. https://doi.org/10.1177/0143034318756299
Datu, J. A. D., Yuen, M., & Chen, G. (2017). Grit and determination: A review of the literature with implications for school psychology. School Psychology International, 38(2), 119–128. https://doi.org/10.1177/0143034316685949
Duckworth, A. L., Peterson, C., Matthews, M. D., & Kelly, D. R. (2007). Grit: Perseverance and passion for long-term goals. Journal of Personality and Social Psychology, 92(6), 1087–1101. https://doi.org/10.1037/0022-3514.92.6.1087
Duckworth, A. L., & Quinn, P. D. (2009). Development and validation of the Short Grit Scale (Grit–S). Journal of Personality Assessment, 91(2), 166–174. https://doi.org/10.1080/00223890802634290
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The new psychology of success. New York: Random House.
Fitri, G. S., Sugara, G. S., Sulistiana, D., & Bariyyah, K. (2022). Model pelatihan growth mindset untuk meningkatkan kegigihan (grit). Jurnal Konseling Indonesia, 8(1), 8–17.
Hadini, S., Rahmi, S., & Mustakim, N. (2022). Teori psikologi positif dalam peta aliran-aliran psikologi pendidikan serta implikasinya dalam pendidikan Islam. Azkia: Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam, 17(2), 41–51.
Hardiyanto Igo, S. D., & Rahman, F. (2023). Motivasi belajar dan kesejahteraan psikologis anak dalam lingkungan keluarga yang harmonis. Chatra: Jurnal Pendidikan & Pengajaran, 1(2), 72–80.
Muhibbin, M. A., & Wulandari, R. S. (2021). The role of grit in Indonesian student. Psychosophia: Journal of Psychology, Religion and Humanity, 3(2), 112–123.
Park, N., Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Strengths of character and well-being. Journal of Social and Clinical Psychology, 23(5), 603–619. https://doi.org/10.1521/jscp.23.5.603.50748
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719
Sekarini, A., Hidayah, N., & Hayati, E. N. (2020). Konsep dasar flourishing dalam psikologi positif. Psycho Idea, 18(2), 124–134.
Seligman, M. E. P., & Csikszentmihalyi, M. (2000). Positive psychology: An introduction. American Psychologist, 55(1), 5–14. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.5
Seligman, M. E. P., Ernst, R. M., Gillham, J., Reivich, K., & Linkins, M. (2009). Positive education: Positive psychology and classroom interventions. Oxford Review of Education, 35(3), 293–311. https://doi.org/10.1080/03054980902934563
Siagian, I. W. (2025). Pengaruh school well-being terhadap grit dengan growth mindset sebagai mediator pada siswa SMK Harapan Bangsa Tanjung Morawa (Tesis magister). Universitas Medan Area.
Sidabutar, D., Lumbantobing, K., Siallagan, Y. G., & Turnip, H. (2024). Pengaruh dukungan sosial guru terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4).
Syadiyah, R. K., Astuti, R. H. Y., & Aprilliani, F. (2021). Psikologi positif melalui humor dalam menumbuhkan kesehatan mental. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 68–75.
Vainio, M. M., & Daukantaitė, D. (2016). Grit and different aspects of well-being: Direct and indirect relationships via sense of coherence and authenticity. Journal of Happiness Studies, 17(5), 2119–2147. https://doi.org/10.1007/s10902-015-9688-7
Yeager, D. S., & Dweck, C. S. (2012). Mindsets that promote resilience: When students believe that personal characteristics can be developed. Educational Psychologist, 47(4), 302–314. https://doi.org/10.1080/00461520.2012.722805
Yudhawati, D. (2018). Implementasi psikologi positif dalam pengembangan kepribadian mahasiswa. Psycho Idea, 16(2), 111–118.
Fitriana, A. S. (2025). Pentingnya pendekatan konseling humanistik dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. JBK Jurnal Bimbingan Konseling, 3(2).
Bator, R. J., Bryan, A. D., & Schultz, P. W. (2011). Who gives a hoot? Intercept surveys of litterers and disposers. Environment and Behavior, 43(3), 295–315. https://doi.org/10.1177/0013916509356884
Diener, E., & Seligman, M. E. P. (2002). Very happy people. Psychological Science, 13(1), 81–84. https://doi.org/10.1111/1467-9280.00415
Tough, P. (2012). How children succeed: Grit, curiosity, and the hidden power of character. New York: Houghton Mifflin Harcourt.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


