Penerapan Media Pembelajaran Smart Doll Berbasis Budaya Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun Di Kb Tapas Sahlaniyah Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro

Authors

  • Roisatul Ummah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author
  • Roudlotun Ni’mah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author
  • M. Tasqibul Fikri Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muradik.v1i3.41

Keywords:

Smart Doll, budaya lokal, motorik halus, anak usia dini, pembelajaran PAUD

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Smart Doll berbasis budaya dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun di KB Tapas Sahlaniyah, Kedungrejo, Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini adalah minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis budaya di lembaga PAUD, padahal media tersebut berpotensi mengenalkan nilai-nilai lokal sekaligus melatih keterampilan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 30 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Smart Doll yang dirancang menyerupai boneka beruang dengan pakaian adat Bojonegoro dan kantong berisi kertas origami mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, seperti mengancingkan baju, melipat, menempel, dan menggunting. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi, kemandirian, dan peningkatan koordinasi tangan-mata. Faktor pendukung keberhasilan meliputi lingkungan belajar yang inklusif, kegiatan yang variatif, dan keterlibatan orang tua. Hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan jumlah media dan kebiasaan anak bermain gawai secara berlebihan. Kesimpulannya, media Smart Doll berbasis budaya efektif dalam menstimulasi motorik halus sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Downloads

Published

2025-08-12