Pembudayaan Literasi Digital dalam MengembangkanDaya Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran PAIdi SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara
DOI:
https://doi.org/10.64365/muradik.v2i3.339Keywords:
Daya Kritis, Literasi Digital, Pembelajaran PAI, Peserta DidikAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembudayaan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tengah derasnya arus informasi digital yang memengaruhi cara peserta didik mengakses, memahami, dan menilai informasi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembudayaan literasi digital serta dampaknya terhadap pengembangan daya kritis peserta didik pada pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembudayaan literasi digital dilakukan melalui pemanfaatan video pembelajaran, artikel keagamaan daring, aplikasi Al-Qur’an digital, WhatsApp Group, serta pembiasaan tabayyun terhadap informasi keagamaan dari internet. Guru PAI juga membimbing peserta didik untuk membandingkan sumber, memperhatikan kredibilitas informasi, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat berdasarkan rujukan yang jelas. Pembudayaan literasi digital berdampak positif terhadap daya kritis peserta didik, terutama dalam memahami materi, mencari informasi tambahan, membandingkan sumber, dan berhati-hati terhadap informasi keagamaan di media sosial. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses internet, perangkat digital, fasilitas sekolah, dan perbedaan kemampuan peserta didik dalam memverifikasi informasi.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


