Integrasi Teknologi AI sebagai Sarana Penguatan Dakwah Islam dalam Dunia Digital
Keywords:
Komunikasi Komunitas, Whatsapp, Strategi Digital, Partisipasi Warga, Kepemimpinan AdaptifAbstract
Perubahan pola komunikasi di tingkat komunitas lokal telah mendorong pemanfaatan media digital sebagai sarana utama dalam koordinasi antarwarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Ketua RT dalam mengoptimalkan grup WhatsApp sebagai media koordinasi dan penguatan hubungan sosial di Desa Melati Kidul, Kabupaten Kudus. Fokus penelitian mencakup praktik inovatif seperti penerapan kebijakan anti-hoaks melalui sistem moderasi pesan, penggunaan elemen visual untuk meningkatkan efektivitas penyampaian informasi, serta keterlibatan aktif warga dalam proses pengambilan keputusan secara daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan analisis pesan digital. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori komunikasi organisasi, teori kekayaan media (media richness theory), teori pengkodean ganda (dual coding theory), serta konsep kepemimpinan adaptif (adaptive leadership). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketua RT mampu memadukan komunikasi formal dan informal melalui strategi digital yang partisipatif, sehingga memperkuat kohesi sosial serta meningkatkan efektivitas koordinasi antarwarga. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi digital berbasis komunitas serta menawarkan model praktis bagi penerapan kepemimpinan lokal yang efektif di era media sosial.



