Peran Interaksi Media Sosial dalam Mengembangkan Kesadaran Pragmatis Lintas Budaya di Kalangan Mahasiswa

Authors

  • Ridwan Sarif Universitas Panca Bhakti Author
  • Rizki Hidayat Universitas Panca Bhakti Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/murabah.v2i4.555

Keywords:

kesadaran pragmatis, interaksi media sosial, komunikasi lintas budaya, mahasiswa, kompetensi digital

Abstract

Kesadaran pragmatis merupakan kompetensi krusial dalam komunikasi lintas budaya yang sering kali kurang mendapat perhatian dibandingkan kompetensi linguistik. Di era digital yang terhubung secara global, media sosial telah berkembang menjadi lingkungan interaksional di mana mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman tentang norma sosial dan konteks budaya yang membentuk komunikasi. Penelitian ini mengkaji peran interaksi media sosial dalam mengembangkan kesadaran pragmatis lintas budaya di kalangan mahasiswa melalui tinjauan literatur sistematis terhadap penelitian empiris dari berbagai konteks internasional. Temuan menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai lingkungan interaksional di mana mahasiswa dapat berlatih mengelola makna, menegosiasikan hubungan sosial, dan mengembangkan strategi komunikasi yang sensitif terhadap konteks budaya melalui partisipasi berkelanjutan . Platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp menyediakan affordances multimodal dan asinkron yang memungkinkan mahasiswa untuk menginterpretasikan informasi parsial atau ambigu serta membuat keputusan kontekstual tentang bagaimana merespons . Penelitian menunjukkan korelasi positif antara penggunaan platform media sosial dan pengembangan kompetensi pragmatis, dengan interaksi dalam komunitas wacana online yang beragam memberikan dampak terkuat (β = 0.487, p = 0.001) . Namun, kesadaran pragmatis tidak berkembang secara otomatis melalui paparan interaksi semata; mediasi pedagogis berperan penting dalam mengarahkan perhatian mahasiswa pada aspek-aspek relevan dari perilaku komunikatif mereka . Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media sosial dalam pendidikan tinggi, yang didukung oleh desain pedagogis yang tepat, menawarkan potensi signifikan untuk mengembangkan kesadaran pragmatis lintas budaya mahasiswa, dengan implikasi untuk praktik pengajaran bahasa dan pengembangan kurikulum komunikasi lintas budaya.

Published

2026-10-02