Metodologi Hibrid Kuantitatif-Kualitatif untuk Memahami Konten Multimodal di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.64365/murabah.v2i4.554Keywords:
metodologi hibrid, multimodal, media sosial, analisis konten, koding semiotikAbstract
Konten media sosial yang menggabungkan teks, gambar, audio, dan video menciptakan tantangan metodologis yang signifikan bagi para peneliti. Pendekatan kualitatif murni tidak cukup untuk mengidentifikasi pola berskala besar, sementara metode kuantitatif murni kesulitan menangkap makna laten dan nuansa kontekstual. Penelitian ini mengkaji metodologi hibrid kuantitatif-kualitatif sebagai kerangka kerja untuk menganalisis konten multimodal di media sosial secara sistematis dan andal. Melalui tinjauan literatur terhadap perkembangan terkini dalam analisis multimodal dan mixed methods, penelitian ini mengidentifikasi bahwa pendekatan hibrid memungkinkan integrasi sistematis antara koding semiotik kualitatif dengan analisis data kuantitatif berskala besar, memfasilitasi transisi dari analisis deskriptif ke analisis eksplanatori. Temuan menunjukkan bahwa metodologi hibrid mengatasi keterbatasan pendekatan tunggal dengan menjembatani temuan dari berbagai metode untuk validasi, klarifikasi, dan kontekstualisasi pola. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metodologi hibrid kuantitatif-kualitatif menawarkan kerangka kerja yang metodologis robust namun tetap mudah diakses untuk memahami konten multimodal di media sosial, dengan rekomendasi untuk pengembangan klasifikator, pelibatan peneliti ganda untuk reliabilitas, dan integrasi konteks dalam interpretasi temuan.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA BAHASA : Jurnal Ilmiah Ilmu Bahasa & Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



