Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Daerah pada Generasi Z di Perkotaan: Studi Etnolinguistik di Kota Metropolitan
DOI:
https://doi.org/10.64365/murabah.v2i1.239Keywords:
Pergeseran Bahasa, Pemertahanan Bahasa, Bahasa Daerah, Generasi Z, EtnolinguistikAbstract
Penelitian etnolinguistik ini mengkaji dinamika pergeseran dan pemertahanan bahasa daerah di kalangan Generasi Z (lahir 1997-2012) dalam konteks kota metropolitan Indonesia. Globalisasi dan urbanisasi menciptakan lanskap linguistik yang kompleks, di mana bahasa Indonesia dan Inggris mendominasi ranah publik dan digital, sementara bahasa daerah berpotensi tersisih ke ranah domestik yang terbatas. Studi ini bertujuan memetakan vitalitas bahasa daerah, mengidentifikasi strategi pemertahanan, serta menganalisis faktor penentu dan negosiasi identitas etnolinguistik generasi muda urban. Dengan pendekatan kualitatif etnografis, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan partisipan Generasi Z dari berbagai latar belakang etnis, serta analisis konten media sosial di satu kota metropolitan. Temuan awal menunjukkan terjadi pergeseran domain penggunaan bahasa daerah yang signifikan, terutama di ranah pendidikan dan pergaulan luas. Namun, pemertahanan tetap berlangsung melalui strategi keluarga, komunitas etnis daring dan luring, serta pemanfaatan media sosial untuk ekspresi identitas. Faktor kunci yang memengaruhi dinamika ini mencakup sikap bahasa, pola migrasi keluarga, dan tingkat keterhubungan dengan daerah asal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas linguistik Generasi Z bersifat hibrid dan kontekstual, sementara vitalitas bahasa daerah di perkotaan sangat bergantung pada kemampuan adaptasinya dalam ruang-ruang baru, termasuk dunia digital.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA BAHASA : Jurnal Ilmiah Ilmu Bahasa & Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



