Analisis Sentimen dan Framing Media Sosial terhadap Isu Perubahan Iklim di Indonesia: Pendekatan Linguistik Korpus Digital
DOI:
https://doi.org/10.64365/murabah.v2i1.237Keywords:
Perubahan Iklim, Media Sosial, Analisis Sentimen, Analisis Framing, Linguistik Korpus.Abstract
Penelitian ini menganalisis sentimen dan pembingkaian (framing) wacana perubahan iklim di media sosial Indonesia menggunakan pendekatan linguistik korpus digital. Data diambil dari platform Twitter/X dan TikTok periode 2023 untuk membentuk korpus sekitar 150.000 unit teks. Dengan metode campuran kuantitatif (analisis sentimen otomatis) dan kualitatif (analisis framing dan konkordansi), penelitian mengungkap pola dominan sentimen negatif yang kerap dikaitkan dengan frame "bencana" dan "kerugian". Sementara itu, sentimen positif lebih banyak muncul dalam frame "solusi" dan "aksi kolektif". Temuan juga menunjukkan perbedaan framing antar-platform: TikTok cenderung menggunakan narasi "generasi muda" dan "harapan", sedangkan Twitter/X didominasi frame "politik" dan "kritik". Penelitian menyimpulkan bahwa diskursus perubahan iklim di ruang digital Indonesia sangat terdiferensiasi dan dipengaruhi oleh logika platform. Hasil ini dapat menjadi dasar strategi komunikasi iklim yang lebih efektif.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA BAHASA : Jurnal Ilmiah Ilmu Bahasa & Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



