Elastisitas Ketenagakerjaan di Sektor Manufaktur Indonesia: Bukti dari Industri Besar dan Menengah
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaratek.v1i2.680Keywords:
elastisitas ketenagakerjaan, industri besar dan menengah, manufaktur, perubahan teknologiAbstract
. Artikel ini meninjau literatur tentang elastisitas ketenagakerjaan di sektor manufaktur dengan perhatian pada industri besar dan menengah di Indonesia. Tinjauan mencakup teori permintaan tenaga kerja dan hubungan output-pekerjaan, pengukuran elastisitas, penentunya (produktivitas, perubahan teknologi, harga relatif faktor, komposisi subsektor, dan tahap pembangunan), serta peran perubahan struktural. Hasilnya menunjukkan bahwa elastisitas ketenagakerjaan manufaktur umumnya di bawah satu dan sensitif terhadap cara pengukuran. Studi Indonesia belum menghitung elastisitas industri besar dan menengah per subsektor dan lintas periode, jarang menguji sensitivitas terhadap elastisitas titik dan rata-rata serta deflator, dan belum memisahkan efek komposisi dari efek teknologi. Artikel mengusulkan agenda empiris berbasis data survei industri besar dan menengah.


