Adaptasi Perusahaan Jasa Akuntansi terhadap Otomasi Teknologi: Pendekatan Grounded Theory di Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaranom.v2i2.323Keywords:
Otomasi Akuntansi, Grounded Theory, Transformasi Digital, Perusahaan Jasa Akuntansi, Sistem Akuntansi Berbasis TeknologiAbstract
Penelitian ini mengkaji cara perusahaan jasa akuntansi di Indonesia menghadapi meluasnya penerapan otomasi dalam sistem akuntansi berbasis teknologi. Dengan menggunakan metode kualitatif berdesain Grounded Theory, penelitian ini mengeksplorasi persepsi pelaku usaha, strategi penyesuaian diri, serta transformasi organisasi yang terjadi di tengah disrupsi teknologi. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam terhadap 15 informan terdiri atas pemilik firma, akuntan senior, dan konsultan teknologi yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Analisis data mengikuti prosedur open coding, axial coding, dan selective coding. Ditemukan tiga kategori respons utama: (1) penerimaan dan integrasi teknologi, ditandai oleh adopsi proaktif perangkat lunak akuntansi dan alat otomasi; (2) transformasi model layanan, berupa peralihan dari layanan transaksional menuju layanan berbasis advisory; dan (3) pengembangan kapabilitas sumber daya manusia melalui pelatihan kompetensi digital dan perekrutan tenaga ahli teknologi. Sebuah teori substantif diajukan bahwa firma yang menampilkan kepemimpinan adaptif dan budaya organisasi pembelajaran menunjukkan ketangguhan serta daya saing yang lebih tinggi di era otomasi. Penelitian ini memperkaya literatur transformasi digital pada perusahaan jasa profesional dan memberikan rekomendasi praktis bagi para pelaku akuntansi maupun pengambil kebijakan.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

