Strategi Talent Management di Era Generasi Z: Analisis Peran Employer Branding dan Teknologi Digital dalam Retensi Karyawan Muda
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaranom.v2i1.216Keywords:
Employer Branding, Teknologi Digital, Retensi, Generasi Z, Turnover IntentionAbstract
Generasi Z (Gen-Z) yang memasuki dunia kerja membawa nilai dan ekspektasi baru, menantang praktik talent management konvensional, terutama dalam retensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi retensi Gen-Z dengan menguji peran integratif employer branding (EB) dan teknologi digital (TD). Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner online dari 228 karyawan Gen-Z di perusahaan startup teknologi dan multinasional di Jabodetabek. Data dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan efek moderasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa baik EB (β = -0.412; p < 0.001) maupun TD (β = -0.289; p < 0.001) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niat keluar (turnover intention). Temuan kunci menunjukkan bahwa TD berperan sebagai pemoderasi yang memperkuat hubungan antara EB dan retensi (β_interaction = -0.165; p = 0.003). Artinya, pengaruh positif EB dalam mempertahankan karyawan menjadi jauh lebih efektif ketika didukung oleh ekosistem digital yang berkualitas tinggi, yang berfungsi menerjemahkan janji merek employer menjadi pengalaman kerja nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa retensi Gen-Z memerlukan strategi terpadu di mana investasi teknologi secara eksplisit diselaraskan dengan dan bertujuan memperkuat nilai-nilai inti employer brand. Implikasi praktisnya menekankan kolaborasi strategis antara fungsi SDM dan TI.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

