Penerapan Ekonomi Pendidikan dan Human Capital Theory di SMKN 2 Surabaya

Authors

  • Nadhea Kusuma Valentiara Universitas Negeri Surabaya Author
  • Shinta Nurhalizah Universitas Negeri Surabaya Author
  • Davina Pramesti Ragita Cahyani Universitas Negeri Surabaya Author
  • Bella Adinda Risky Universitas Negeri Surabaya Author
  • Siti Zakiyyah Hasya Universitas Negeri Surabaya Author
  • Aghna Mar’atul Fitri Universitas Negeri Surabaya Author
  • Ayu Wulandari Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muaradik.v2i4.689

Keywords:

Investasi pendidikan, Ekonomi Pendidikan, Teori Modal Manusia, Manajemen Sumber Daya, Sekolah Menengah Kejuruan

Abstract

Keterbatasan anggaran menuntut sekolah kejuruan mengelola sumber daya secara efisien sambil tetap mengembangkan kompetensi peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep ekonomi pendidikan, Human Capital Theory, dan pendidikan sebagai investasi di SMKN 2 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah melibatkan 11 jurusan dalam penyusunan RAPBS, mengelola dana BOS dan BPOPP secara terpisah, serta menetapkan skala prioritas antara kebutuhan operasional dan pengembangan program. Kompetensi siswa dikembangkan melalui kemitraan industri, penyesuaian pembelajaran dengan teknologi terkini, praktik kerja lapangan selama enam bulan hingga satu tahun, dan evaluasi kompetensi. Pendidikan sebagai investasi tampak pada rencana program robotika dan kendaraan listrik yang menghadapi trade-off anggaran dan diupayakan melalui pengajuan bantuan pemerintah berbasis pemetaan kebutuhan. Implikasinya, sekolah perlu memperkuat perencanaan anggaran dan evaluasi hasil program, termasuk data keterserapan lulusan, agar manfaat investasi pendidikan dapat dibuktikan.

Published

2026-10-13