Minat Mahasiswa FISIP Universitas Jember Dalam Melestarikan Kesenian Tradisional

Authors

  • Agisca Dova Wahyu Elvaretta Universitas Jember Author
  • Nur Haviah Halif Universitas Jember Author
  • Sesil Diva Amelia3 Universitas Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muaradik.v2i3.422

Keywords:

Minat Mahasiswa, Pelestarian Seni Tradisional, Paparan Budaya, Sikap Budaya, Dukungan Institusional

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji minat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Jember, dalam melestarikan seni tradisional dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat mereka. Seni tradisional merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia dan memainkan peran penting dalam menjaga identitas budaya. Namun, perkembangan teknologi yang pesat, modernisasi, dan pengaruh budaya global telah menciptakan tantangan bagi pelestarian seni tradisional, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, memahami minat mahasiswa dalam pelestarian budaya sangat penting karena mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga dan mempromosikan seni tradisional di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang didukung oleh analisis inferensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa FISIP di Universitas Jember. Penelitian ini mengukur tingkat minat mahasiswa dalam pelestarian seni tradisional, sikap mereka terhadap seni tradisional, paparan budaya, dan tingkat dukungan institusional yang diberikan oleh universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat minat yang moderat hingga tinggi dalam melestarikan seni tradisional. Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi minat ini meliputi partisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan seni, sikap positif terhadap nilai-nilai budaya lokal, dan dukungan dari lingkungan kampus. Mahasiswa yang lebih sering terpapar seni tradisional melalui pertunjukan, lokakarya, dan acara budaya cenderung memiliki minat yang lebih kuat dalam upaya pelestarian. Di sisi lain, faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan tahun studi tidak memiliki pengaruh signifikan jika faktor lain dipertimbangkan. Studi ini menyarankan agar universitas memperkuat program pelestarian budaya dengan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dengan seni tradisional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi motivasi, tantangan, dan pengalaman mahasiswa secara lebih mendalam.

Published

2026-06-16