Hubungan Antara Work Life Balance Dan Self Efficacy Dengan Parenting Stress Pada Ibu Yang Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.64365/muaradik.v2i1.208Keywords:
Work life balance, Self efficacy, Parenting Stress, Ibu bekerja, Stres PengasuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara work-life balance dan self-efficacy dengan parenting stress pada ibu yang bekerja. Populasi penelitian terdiri dari ibu bekerja di Desa Kepuhrejo, Kabupaten Jombang. Sampel berjumlah 220 orang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan tiga skala psikometri: Skala Parenting Stress, Skala Work Life Balance, dan Skala Self Efficacy. Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama work-life balance dan self-efficacy berhubungan signifikan dengan parenting stress (F = 17,389, p = 0,000). Secara parsial, ditemukan hubungan negatif signifikan antara work-life balance dengan parenting stress (t = -4,319, p = 0,000) serta antara self-efficacy dengan parenting stress (t = -3,100, p = 0,003). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan kerja-keluarga dan semakin tinggi keyakinan diri ibu terhadap kemampuan pengasuhan, semakin rendah tingkat stres pengasuhan yang dialami. Secara praktis, temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi yang tidak hanya fokus pada kebijakan kerja fleksibel, tetapi juga pada penguatan keyakinan diri ibu melalui pelatihan pengasuhan dan dukungan psikologis untuk mengelola tuntutan peran ganda secara lebih efektif.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


