Implementasi Pembelajaran Kolaboratif dan Dampaknya Terhadap Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango

Authors

  • Istiani Hani Taku IAIN Sultan Amai Gorontalo Author
  • Razak Umar IAIN Sultan Amai Gorontalo Author
  • Karmila Iskandar IAIN Sultan Amai Gorontalo Author

DOI:

https://doi.org/10.64365/muaradik.v2i1.184

Keywords:

Pembelajaran Kolaboratif, Keterampilan Sosial, Interaksi Sosial, Metode Pembelajaran, Pendidikan Karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik di SMP Negeri 1 Bulango Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup interaksi sosial, model pembelajaran kolaboratif, serta dampaknya terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif secara efektif mendorong siswa untuk saling berdiskusi, menghargai perbedaan pendapat, bekerja sama, dan mengembangkan empati. Metode seperti Think-Pair-Share dan Jigsaw terbukti mampu menciptakan dinamika kelompok yang positif, meningkatkan partisipasi aktif, serta membangun rasa tanggung jawab kolektif. Wawancara dengan guru dan siswa mengungkap bahwa pembelajaran berkelompok tidak hanya meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga membentuk sikap sosial yang positif seperti gotong royong, saling membantu, dan toleransi. Nilai-nilai tersebut selaras dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kerja sama dan saling menguatkan, sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al-Hujurat:13 dan Q.S. Al-Qashash:23. Selain itu, pembelajaran kolaboratif turut mengasah kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, dan keterampilan metakognitif. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan waktu dan kemampuan pemahaman responden terhadap instrumen wawancara. Secara keseluruhan, pembelajaran kolaboratif terbukti efektif sebagai strategi pedagogis dalam mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif, khususnya dalam pengembangan keterampilan sosial peserta didik.

Published

2026-01-14