Analisis Penentuan Gross Margin Dengan Metode Process Costing Pada PT Sukun Niaga Utama
DOI:
https://doi.org/10.64365/muanomi.v1i3.22Keywords:
Gross Margin, Harga Pokok Proses, Profitabilitas, Efisiensi BiayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gross margin harga pokok proses pada PT Sukun Niaga Utama, dengan fokus pada evaluasi akurasi perhitungan HPP dan dampaknya terhadap profitabilitas perusahaan. Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi margin laba kotor serta menilai efisiensi metode harga pokok proses yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus, mengacu pada data keuangan komparatif tahun 2023–2024. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi laporan keuangan, observasi. Analisis data dilakukan melalui empat teknik utama: analisis horizontal untuk membandingkan kinerja bulanan dan tahunan, analisis varians untuk mengukur penyimpangan biaya aktual dari estimasi, evaluasi metode harga pokok proses, serta analisis margin laba kotor untuk menilai dampak HPP terhadap profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PT Sukun Niaga Utama mengalami peningkatan penjualan bersih sebesar 22,92% dari Rp47,56 triliun pada 2023 menjadi Rp58,44 triliun pada 2024, HPP juga meningkat signifikan dari Rp42,30 triliun menjadi Rp51,01 triliun. Fluktuasi margin kotor yang terjadi menunjukkan ketidakefisienan dalam pengelolaan biaya, dengan margin tertinggi mencapai 17,87% pada Maret 2024 dan terendah 10,28% pada November 2024. Analisis varians HPP menunjukkan ketidaksesuaian antara biaya aktual dan estimasi, dengan varians yang fluktuatif. Kenaikan biaya distribusi dan overhead yang signifikan juga berkontribusi terhadap penurunan efisiensi margin. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode harga pokok proses yang digunakan saat ini belum mencerminkan kondisi biaya yang akurat, sehingga berisiko menggerus profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, disarankan agar PT Sukun Niaga Utama melakukan evaluasi sistem penetapan biaya dan strategi pengendalian operasional untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas profitabilitas di masa mendatang.

