Analisis Rasio Likuiditas dan Solvabilitas Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Pertambangan di BEI Pasca Pandemi (2022-2024)
DOI:
https://doi.org/10.64365/muanomi.v1i4.117Keywords:
Likuiditas, Solvabilitas, Kinerja Keuangan, Profitabilitas, Sektor PertambanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas (Current Ratio/CR) dan solvabilitas (Debt to Asset Ratio/DAR) terhadap kinerja keuangan (Return on Assets/ROA) pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 17 perusahaan pertambangan yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan total 45 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ROA, yang disebabkan oleh siklus kas panjang dan komposisi aset lancar yang didominasi persediaan serta piutang ekspor. Sebaliknya, solvabilitas (DAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa penggunaan utang secara optimal mampu meningkatkan profitabilitas sesuai dengan konsep Trade-Off Theory. Secara simultan, CR dan DAR berpengaruh signifikan terhadap ROA, meskipun nilai R-squared yang rendah menunjukkan bahwa kinerja keuangan sektor pertambangan juga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti fluktuasi harga komoditas dan kondisi ekonomi global. Temuan ini menegaskan bahwa solvabilitas memiliki peran lebih dominan dibandingkan likuiditas dalam menentukan profitabilitas perusahaan pertambangan pascapandemi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

